-->
  • Jelajahi

    Copyright © QAWWAMUNA.COM - MENCERAHKAN & MEMAJUKAN
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Tata Cara Mandi Wajib Praktis (Muhammadiyah)

    Redaksi Qawwamuna
    Sabtu, 06 April 2024, April 06, 2024 WIB Last Updated 2024-04-06T07:43:35Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     

    Mandi menurut bahasa berarti menuangkan air pada sesuatu. Sedang menurut istilah mandi (al-Ghuslu) adalah menuangkan air sampai merata kepada seluruh tubuh dengan cara yang telah ditentukan oleh syara’.

    1.      Dasar Hukum Mandi Wajib

    Firman Allah SWT:

    وَإِن كُنتُمۡ جُنُبٗا فَٱطَّهَّرُواْۚ وَإِن كُنتُم مَّرۡضَىٰٓ أَوۡ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوۡ جَآءَ أَحَدٞ مِّنكُم مِّنَ ٱلۡغَآئِطِ

    Artinnya: “Dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kami sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) …”. (Q.S.al-Maidah [5]: 6).

    Hadis riawayat dari ‘Aisyah RA:

    ‌فَإِذَا ‌أَقْبَلَتِ ‌الْحَيْضَةُ ‌فَدَعِي ‌الصَّلَاةَ. وَإِذَا أَدْبَرَتْ فَاغْسِلِي عَنْكِ الدَّمَ وصلي

    Aritinya: “Apabila datang bulan (menstruasi), maka tinggalkanlah salat dan apabila telah selesai haid, maka mandilah kamu”. (H.R. al-Bukhari, Muslim, an-Nasai, at-Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah dan Ahmad).

    2.      Hal-Hal yang Mewajibkan Mandi Wajib

    Mandi diwajibkan bagi seseorang dikarenakan 4 sebab, yaitu;

    a.       Telah melakukan hubungan seksual (baik mengeluarkan atau tidak mengeluarkan sperma)

    b.      Mengeluarkan sperma (air mani) baik ketika tidur (mimpi) atau dalam keadaan terjaga

    c.       Terhentinya Darah haid atau nifas

    d.      Menghadiri salat Jum’at

    3.      Tata Cara (kaifiyat) Mandi Wajib

    Berdasarkan keterangan beberapa hadis Nabi SAW. tata cara pelaksanaan mandi wajib adalah sebagai berikut, yaitu;

    a.       Niat ikhlas karena Allah disertai mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim secara sirr (lirih)

    b.      Membasuh/mencuci kedua telapak tangan, dilakukan sambil membersihkan sela-sela jari tangan

    c.       Mencuci kemaluan dengan tangan kiri dan membersihkan tangan kiri tersebut dengan alat pembersih. (Khusus bagi perempuan yang habis haid atau nifas, membersihkan kemaluan dengan kapas atau yang sejenis yang telah diberi pengharum)

    d.      Berwudhu seperti berwudhu akan melakukan salat

    e.       Mengguyurkan air ke kepala dimulai dari bagian kanan kemudian ke bagian kiri tiga kali dan meratakan ke seluruh tubuh. Kemudian memasukkan jari-jari ke pangkal rambut dengan diberi wangi-wangian (sampho) dan menggosokkan sabun ke seluruh tubuh dengan sebaik-bainya. Membilas dengan mengguyurkan air ke seluruh tubuh

    f.       Mencuci kedua kaki dimulai dari kaki kanan kemudian kaki kiri

    g.       Perlu diperhatikan di sini, dalam menggunakan air untuk mandi jangan berlebih-lebihan

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini