Di tengah banyaknya produk makanan modern, sering kali kita bingung
mana yang aman dikonsumsi. Padahal, sebagai seorang Muslim, menjaga apa yang
masuk ke tubuh adalah salah satu kunci ketenangan hati dan pikiran.
Allah SWT berfirman dengan sangat indah:
يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ كُلُوْا مِمَّا فِى
الْاَرْضِ حَلٰلًا طَيِّبًاۖ
“Wahai manusia! Makanlah dari rezeki yang halal dan baik yang ada
di bumi…” (QS. Al-Baqarah: 168)
Dalam ayat tersebut terkandung dua prinsip penting: Halal dan
Tayyib. Halal berarti sesuai dengan syariat Islam, sedangkan Tayyib berarti
makanan tersebut bersih, sehat, dan berkualitas baik.
Kabar baiknya, hampir seluruh makanan di dunia ini halal. Menurut
prinsip fikih, hukum asal segala sesuatu adalah boleh, kecuali yang secara
jelas dilarang. Oleh karena itu, daripada harus menghafal ratusan jenis makanan
halal, lebih mudah jika kita hanya hafal yang haram saja.
Untuk memudahkan umat Islam, Muhamad Rofiq Muzakkir (Sekretaris
Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah) memperkenalkan rumus sederhana
bernama “ABCD IS Haram”. Hanya dengan menghafal enam huruf ini, Anda sudah bisa
mengetahui makanan yang harus dihindari:
·
A –
Alcohol: Segala jenis minuman keras dan zat
yang memabukkan serta merusak akal.
·
B –
Blood: Darah yang mengalir. Darah menjadi
tempat berkembang biaknya bakteri dan kotoran (QS. Al-Baqarah: 173).
·
C –
Carnivorous Animals: Hewan buas
bertaring (seperti singa, harimau, anjing) dan burung yang memiliki cakar tajam
untuk mencengkeram mangsa.
·
D –
Dead Meat: Bangkai atau hewan yang mati bukan
karena disembelih sesuai syariat (QS. Al-Ma’idah: 3).
· I – Food
Immolate unto Idols: Makanan yang dipersembahkan kepada berhala, disembelih
atas nama selain Allah, atau untuk ritual tertentu.
·
S –
Swine: Babi dan semua produk turunannya,
termasuk gelatin, lemak, dan enzim yang berasal dari babi. Haram secara tegas
disebutkan dalam Al-Qur’an (QS. Al-Baqarah: 173 dan QS. Al-Ma’idah: 3).
Dengan menguasai rumus ABCD IS ini, kita tidak hanya menjaga
kesehatan fisik, tetapi juga menjaga kualitas ibadah dan keberkahan hidup.
Mengonsumsi yang halal dan tayyib akan membawa ketenangan batin serta
menjauhkan kita dari rasa was-was.
Yuk, mulai sekarang kita lebih teliti memilih makanan. Hidup lebih
tenang, lebih berkah!
Disusun: Waskito Hartono, S.Th.i

0 komentar:
Posting Komentar