728x90 AdSpace

Latest News
Minggu, 26 April 2026

Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus dengan Teknologi Italia, Groundbreaking Mei 2026



QAWWWAMUNA.COM, SURABAYA – Muhammadiyah resmi memilih teknologi tinggi dari Italia untuk pabrik cairan infus yang akan dibangun. Keputusan ini diambil karena kualitas dan ketahanan peralatan yang jauh lebih unggul dibandingkan opsi lain.

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Muhadjir Effendy, menyampaikan hal tersebut saat berada di Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Surabaya, pada Sabtu (18/4/2026).

Groundbreaking Mei 2026 di Jawa Timur

Menurut Muhadjir, peletakan batu pertama (groundbreaking) pabrik infus Muhammadiyah direncanakan berlangsung pada Mei 2026 di wilayah Jawa Timur. Pabrik ini tidak hanya akan memproduksi cairan infus, tetapi juga berbagai alat kesehatan sekali pakai, termasuk jarum suntik dan alat medis lainnya. Untuk tahap awal, produksi obat-obatan belum masuk dalam rencana.

Langkah ini menjadi bagian penting dari strategi Muhammadiyah dalam memperkuat sirkulasi ekonomi internal Persyarikatan. Dengan kepemilikan sekitar 130 rumah sakit dan lebih dari 400 klinik di seluruh Indonesia, kebutuhan cairan infus dan alat medis sangatlah besar setiap harinya.

“Daripada terus membeli dari luar, lebih baik kita produksi sendiri. Tujuannya agar bisa menekan biaya operasional rumah sakit Muhammadiyah. Kita ingin membangun sistem close loop di seluruh amal usaha,” ujar Muhadjir Effendy.

Investasi Saham RS Muhammadiyah-’Aisyiyah

Pembangunan pabrik infus ini akan dibiayai melalui skema investasi berbasis saham yang melibatkan jaringan Rumah Sakit Muhammadiyah-’Aisyiyah (RSMA). Muhadjir mengakui bahwa kebutuhan dana cukup besar karena memakai teknologi impor langsung dari Italia.

“Teknologinya langsung dari Italia. Memang harganya lebih mahal, tapi daya tahannya tinggi. Kualitas kemasannya juga lebih baik, sehingga berdampak pada efisiensi operasional secara keseluruhan,” jelasnya.

Meski investasi awal tinggi, Muhammadiyah memastikan harga produk infus yang dihasilkan tetap kompetitif dan terjangkau. Orientasi utama bukan semata-mata mencari keuntungan, melainkan kemaslahatan umat.

“Kita sudah hitung dengan matang agar harganya lebih bersaing. Nanti tidak hanya memenuhi kebutuhan internal, tapi juga bisa dipasarkan ke luar untuk memperkuat perekonomian Persyarikatan,” tambah Muhadjir.

Manfaat Jangka Panjang Pabrik Infus Muhammadiyah

Dengan pabrik sendiri, Muhammadiyah diharapkan bisa mengurangi ketergantungan impor alat kesehatan, menstabilkan pasokan, serta menekan biaya pengobatan di seluruh rumah sakit dan kliniknya. Proyek ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Muhammadiyah dalam mewujudkan kemandirian kesehatan nasional. 

Next
This is the most recent post.
Posting Lama
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus dengan Teknologi Italia, Groundbreaking Mei 2026 Rating: 5 Reviewed By: Redaksi Ciamismu